MSS-feui.info::Management Student Society FEUI

welcome-banner-mss
 
mss1
 
Dunamis Foundation
 
mss2
 
Home arrow Articles
Articles
The Bankruptcy of General Motors
Finance
Written by Mariana Putri K.   
Wednesday, 08 July 2009

The Bankruptcy of General Motors

 

As we all know, especially in the United States of America, news headlines have been concentrated on the bankruptcy of General Motors. This company is a huge one since it had hired more than 200,000 workers around the world. Any changes that affect General Motors, the fate of hundred thousand workers are on the line. Well, it was started in the early of June when General Motors finally declared their bankruptcy…..

Not just have many workers around the world, General Motors also have four segments that represent their sale around the world. The biggest segment is GMNA (North America) where GM’s business concentrated and concentrates on. This segment has several types of company and cars comprises of Chevrolet, Buick, Saab, GMC, Pontiac, Cadillac, Hummer and Saturn. Other segments located outside of north America comprises of Opel (German), Saab(Switzerland), GMC, Vauxhall, Buick, Cadillac, Isuzu, Holden, Daewoo(Korea) and Suzuki.

Nevertheless, having many segments located at every continent just has not been as a comparative advantage started in 2006. Logically, when you have many places to produce and sell your product around the world, you’d have a large number of sales and revenue in your pocket. Those words should take it back because according to the GM’s financial reports, there are contradictory signs.

 

Read more...
 
FCL (FLEXIBLE CREDIT LINE) : REFORMASI KEBIJAKAN IMF
Finance
Written by Mariana Putri K.   
Monday, 01 June 2009

FCL (FLEXIBLE CREDIT LINE) : REFORMASI KEBIJAKAN IMF

            Jika kita mendengar nama IMF (International Monetary Fund) maka akan teringat reputasi IMF yang kurang baik khususnya dalam perspektif negara - negara berkembang. Sejumlah negara berkembang termasuk Indonesia pernah mempunyai urusan peminjaman dana yang pada akhirnya memberatkan negara peminjam. IMF menetapkan banyak syarat peminjaman yang harus dipenuhi oleh negara – negara berkembang yang berdampak pada besarnya  beban untuk melakukan repayment.  Oleh karena itu, seiring dengan berjalannya waktu negara – negara anggota IMF mengalami krisis kepercayaan karena IMF dianggap gagal dalam menangani krisis moneter, khususnya krisis di Asia pada tahun 1997-1998. Dengan latar belakang tersebut, IMF dituntut untuk melakukan reformasi dan perubahan agar IMF dapat melaksanakan fungsinya sebagai lembaga keuangan dunia dengan baik.           

Pada pertemuan G-20 bulan April lalu, IMF memperkenalkan instrumen peminjaman barunya, yaitu FCL (Flexible Credit Line). IMF berharap dengan instrumen peminjaman barunya ini, negara – negara peminjam dapat menemukan kemudahan baik dalam melakukan pinjaman maupun repayment. Pengenalan instrumen baru ini dipicu oleh dua hal, IMF tidak hanya dituntut untuk melakukan reformasi tetapi juga diharapkan mampu untuk mengatasi kekeringan likuiditas global saat ini. Fasilitas ini terutama diberikan pada pasar sedang berkembang atau negara berkembang (emerging markets / emerging countries) yang memiliki kebijakan fiskal cukup baik serta berkesinambungan. IMF optimis FCL (Flexible Credit Line) akan lebih diterima oleh negara – negara peminjam karena terdapat beberapa perbedaan yang signifikan dari instrumen peminjaman  sebelumnya, yaitu SLF (Short-term Liquidity Facility).

             Berkebalikan dengan instrumen SLF (Short-term Liquidity Facility) yang mewajibkan banyak syarat yang harus dipenuhi, IMF mempunyai kualifikasi tersendiri dalam mengalirkan dana FCL kepada negara – negara. peminjam. Proses peminjaman dana tidak lagi dilakukan berdasarkan asas persyaratan melainkan kualifikasi.. Artinya, IMF mempunyai beberapa kualifikasi atau kriteria suatu negara yang dapat mengajukan FCL, yaitu :

·        Mempunyai fundamental ekonomi dan rangka kebijakan institusional yang kuat

·        Melaksanakan kebijakan institusional yang kuat tersebut

·        Berkomitmen untuk mempertahankan kebijakan tersebut di masa depan

·        Inflasi yang rendah dan stabil

·        Transparansi data dan integritas

·        Tidak ada masalah kemampuan bank untuk melunasi kewajibannya (solvency) yang menimbulkan ancaman dalam waktu dekat menuju krisis perbankan

·        Dan syarat lainnya yang mengacu pada kinerja perekonomian negara yang kuat

Instrumen FCL mempunyai beberapa kemudahan dibandingkan SLF, terutama dalam hal batas waktu pengembalian dana dan jumlah dana yang bisa dipinjam. FCL mempunyai batas waktu pengembalian yang relatif lebih panjang yaitu 3 tahun 3 bulan hingga 5 tahun dibandingkan SLF yang hanya memberikan batas waktu yang lebih singkat, yaitu 9 bulan.

Perbedaan yang kedua adalah instrumen peminjaman SLF mempunyai dana yang sudah ditetapkan sedangkan dana peminjaman instrumen FCL bisa mencapai volume yang tidak terbatas. Suatu negara bisa mendapatkan penambahan jumlah dana peminjaman setelah memperoleh persetujuan tim evaluasi. Setiap 6 bulan tim evaluasi menilai kinerja negara peminjam dalam mengalokasikan dana pinjaman. Jika kinerja negara tersebut baik dan menunjukkan perekonomian yang meningkat, maka IMF akan memberikan opsi kepada negara peminjam untuk memperpanjang waktu peminjaman dan menambah dana pinjaman yang dapat digunakan untuk perbaikan sektor perekonomian lainnya. Hal ini merupakan terobosan baru IMF dan semakin mempertegas fungsinya sebagai konsultan di negara peminjam bahwa IMF memang serius untuk memperbaiki perekonomian negara berkembang yang sedang membutuhkan dana. Terakhir, fasilitas FCL memungkinkan untuk negara peminjam untuk menarik dana kapan pun sebagai pre-cautionary base. Dana FCL dapat diajukan kapan pun & untuk keperluan apapun, tidak seperti SLF yang penggunaannya dikhusukan untuk menangani krisis ekonomi. Dengan kata lain, negara peminjam dapat mengajukan pinjaman tidak hanya untuk menanggulangi krisis ekonomi tetapi juga untuk tindakan preventif dan keperluan lainnya.

Banyak pihak mengacungkan jempol dan menganggap reformasi yang dilakukan IMF dalam instrumen barunya, yakni FCL, memberikan benefit baik bagi pihak kreditor maupun debitor, tapi apakah FCL benar - benar memberikan benefit bagi para negara peminjamnya? Instrumen FCL kurang lebih dapat disamakan sebagai stimulus untuk meningkatkan uang beredar di pasar supaya perekonomian dapat tumbuh. Namun yang menjadi pertanyaan adalah  bagaimana sumber dana tersebut diperoleh? Saat ini kondisi fiskal sebagian besar negara, baik negara maju maupun berkembang mengalami defisit anggaran. Unruk mengatasinya pemerintah suatu negara akan menerbitkan surat utang pemerintah. Jika semua negara melakukan hal tersebut maka akan terjadi excess supply dalam pasar obligasi dan yang terkena efeknya paling awal adalah negara – negara dengan country risk yang tinggi seperti Indonesia dan negara berkembang lainnya. Hal ini menyebabkan negara tersebut harus mengenakan tingkat bunga yang lebih tinggi untuk menarik para investor menanamkan dana mereka yang pada akhirnya tentu akan memberatkan pemerintah dalam melakukan repayment. Oleh karena itu kita harus mencermati dengan jauh lebih teliti cost & benefit dari instrumen FCL ini.

Namun di balik semua pro dan kontra FCL, dengan kondisi perekonomian Indonesia yang terus tumbuh saat ini, negara kita belum memerlukan dana tambahan dari FCL. Cadangan devisa Indonesia saat ini lebih besar dibandingkan cadangan devisa Indonesia pada tahun 1997-1998 sehingga perekonomian Indonesia jauh lebih kuat dibandingkan ketika krisis 1997-1998. Cadangan devisa Indonesia termasuk salah satu yang terbesar di ASEAN. Selain itu, Indonesia juga telah melakukan kerja sama, baik kerjasama bilateral maupun dengan ASEAN beserta Jepang dan China dalam Chiang Mai Initiative untuk membantu sesama anggota ASEAN menghadapi krisis global saat ini. Mengutip pernyataan Dr. A Prasentyatoko (Kompas, 10 Mei 2009), sudah waktunya kita kembali ke prinsip dasar ekonomi yaitu proses produksi menghasilkan barang dan jasa guna mensejahterakan banyak orang, bukan spekulasi sektor finansial, pasar uang, pasar utang dan pasar saham. Sektor finansial harus dikembalikan pada fungsi dasarnya yaitu menopang usaha ekonomi produktif, bukan memodifikasi diri menjadi instrumen canggih atau produk derivatif yang pada akhirnya penuh dengan spekulasi dan manipulasi.

 

 

Discussed by    : Finance Division MSS (Ivan, Menur, Sotta, Pascal, Nusa & Fitri)

Last Updated ( Monday, 01 June 2009 )
 
Konsep dari Targeted Email Marketing?
Marketing
Written by Husni Ali   
Monday, 03 November 2008

Konsep dari Targeted Email Marketing?
--
Oleh Bob Julius Onggo


Banyak perusahaan dan organisasi menggunakan email marketing untuk memberikan informasi via email kepada kastemer, klien, mitra bisnis, prospek, dan para langganannya. Istilah email marketing mengacu ke seluruh perangkat proses, strategi pemasaran dan pesan email, data, dan teknologi yang memungkinkan komunikasi ini. 

Email marketing kadang-kadang memang disalahartikan mengacu pada suatu tindakan mengirimkan pesan-pesan pemasaran yg terus terang via email. Akan tetapi, email marketing dapat mencakup komunikasi apa pun yang dikirimkan melalui email oleh suatu perusahaan atau organisasi. Suatu perusahaan yang mengirim email yang berisi target penjualan dan pemasaran yang dihubungkan dengan setiap pesan email. Namun sebaliknya daripada sekadar berbunyi "beli sekarang!", pesan-pesan email tersebut dapat dimanfaatkan untuk memupuk suatu hubungan komunikasi bisnis jangka panjang dengan kastemer. 

Penjelasan berikut melukiskan pada berbagai sifat dari email marketing. Agar lebih enak, saya memilih menggunakan kata kastemer untuk mengacu ke klien, mitra bisnis, prospek, langganan, dan siapa pun yang dikirimi komunikasi via email oleh suatu perusahaan. 

Contoh dari Email Marketing 

Sebelum kita masuk ke penjelasan yang lebih terperinci, saya akan mengajak Anda dahulu melihat suatu contoh dari program email marketing yang ada. Program email marketing tersebut adalah program yang dibuat oleh CDNow. Nah silahkan Anda masuk ke situs web CDNow. 

CDNow adalah perusahaan online yang bergerak di bidang musik retail. Kastemer dapat mendaftarkan diri mereka pada situs web CDNow untuk mendapatkan berita musik secara berkala, ataupun penawaran khusus. Pada waktu kastemer mengisi formulir yg terdapat di situs web tersebut, mereka dapat mengisi pilihan seperti musik apa yang mereka sukai, jenisnya dan frekuensi komunikasi via email yang mereka kehendaki per minggu atau per bulan, dan informasi lainnya. Karena itu secara tetap tentu, CDNow mengirimkan pesan-pesan email personalisasi berdasarkan informasi ini. Misalnya, seorang kastemer yang menyatakan minatnya pada dunia musik dan rilis baru akan menerima pesan-pesan email tinjauan dari album musik baru dari seluruh dunia. 

Bukan Spam, Namun Sudah Mendapat Persetujuan (permission-based) 

Salah satu sifat utama dari email marketing adalah atas dasar persetujuan. Kastemer secara terus terang melakuan registrasi ("opt-in") untuk menerima pesan email. Setelah registrasi, resipien pun dapat berhenti keluar dari "opt-in" tersebut (unsubscribe). Sifat inilah yang membedakannya dari unsolicited email, yang secara umum disebut sebagai spam. Email marketing adalah suatu aktivitas mengirimkan pesan-pesan komunikasi yang dilakukan oleh suatu organisasi kepada mereka yang mau mendengarkan atau siap menerima berita dari organisasi tersebut. 

Tujuan dari Email Marketing 

Tujuan keseluruhan dari email marketing adalah untuk membangun suatu kemitraan antara suatu organisasi dengan para kastemernya di mana kedua belah pihak mendapatkan manfaat timbal balik dari pertukaran informasi ini. Program email marketing yang berhasil adalah program yang memenuhi kedua tujuan dari organisasi tersebut maupun kebutuhan dan keinginan dari para kastemernya. 

Agar berhasil suatu organisasi harus membangun dan memperkuat hubungan komunikasi bisnisnya dengan para kastemernya. Hal ini tentu saja menggunakan media komunikasi khususnya email karena lebih efisien, cepat, dan biaya lebih terjangkau untuk mempromosikan suatu merek, mendapatkan kastemer, mempertahankan suatu bisnis, dan saling menjual produk. Dan sekaligus hal ini dapat memenuhi tujuan kuantitatif seperti meningkatkan jumlah pengunjung, kastemer baru dan pendapatan tentu saja. 

Program email marketing yang berhasil memastikan bahwa komunikasi yang keluar itu harus sesuai dengan kebutuhan dan keingian dari para kastemer. Tujuan spesifik dari para kastemer bisa jadi memang bervariasi. Tujuannya bisa jadi mulai dari menerima informasi yang bersifat menghibur, atau berhubungan dengan karir pekerjaan, atau suatu advis mengenai suatu topik tertentu yang menjadi minat mereka. Hal itu jelas seperti yang kami lakukan di BJO CONSULTING GROUP (http://www.bjoconsulting.com) bahwa mereka yang menjadi pembaca kami karena mereka ingin mendapatkan informasi dan tips serta trik dalam melakukan pemasaran elektronik serta informasi ebusiness di seluruh dunia.

Isi dari Email 

Berbagai macam informasi dapat dikirim sebagai bagian dari program email marketing, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut : 
· Informasi tertentu yang berhubungan dengan minat kastemer 
· Informasi akan suatu peristiwa tertentu
· Analisa produk
· Tips penggunaan suatu produk 
· Analisa keuangan/pasar modal 
· Pengingat film-film tertentu
· Penawaran khusus 
· Berita-berita industri 
· Dan lain-lain

Perencanaan Strategis 

Perencanaan strategis adalah salah satu kunci yang berhasil untuk email marketing. Itulah sebabnya komunikasi mereka harus dirancang sebegitu rupa agar berhasil. Mereka harus berpikir dalam-dalam tentang variasi dari pesan-pesan email mereka untuk meraih tujuan mereka. 

Perencanaan terdepan sangat penting untuk memastikan agar kehendak baik kastemer. Misalnya, Anda bayangkan, jika seorang kastemer berhenti dari "opt-in" Anda karena tidak suka akan pesan-pesannya, maka organisasi tersebut kehilangan hubungan komunikasi via email dengannya bahkan mungkin selamanya.. 

Bisnis-ke-Kastemer dan Bisnis-ke-Bisnis 

Email marketing dapat diterapkan untuk situasi Bisnis ke Kastemer atau untuk Bisnis ke Bisnis. Email marketing untuk jenis bisnis ke kastemer misalnya, seperti halnya program CDNow yang disebutkan di atas jelas sangat sukses, disamping itu pula terdapat program email marketing untuk jenis bisnis B2B juga. Walaupun program jenis bisnis B2B memiliki banyak kesamaan dengan program bisnis B2C, namun berbeda dalam hal jumlah orang-orang yang terlibat dalam mengambil keputusan untuk membeli, maupun kekompleksitasnya suatu produk, dan mahalnya biaya pembelian dari B2B vs. B2C. 

Contoh dari program B2B adalah system yang diterapkan oleh suatu organisasi untuk mengkomunikasikan bisnisnya dengan mitra strategis sehubungan dengan newsletter yang dikirimkan secara tetap tentu dan personalisasi sesuai dengan minat dari mitra bisnisnya. 

Dapat Digunakan oleh Organisasi Besar maupun Kecil 

Email marketing dapat diakses maupun digunakan baik oleh perusahaan besar maupun kecil. Nyatanya berdasarkan survei rupanya banyak organisasi kecil yang lebih sukses dalam mengimplementasikan upaya-upaya email marketing yang dijalankan atas dasar anggaran pemasaran yang lebih sedikit dan ketersediaan sumber daya manusianya. Yang jelas dengan perancangan yang tepat, implementasi dan manajemen dari program email marketing dapat mendatangkan kesuksesan finansial dan tujuan promosi tertentu dan investasi. 

Berdasarkan Data 

Alamat email beserta data psikografi serta demografi adalah dasar dari program email marketing. Bisa jadi suatu perusahaan membangun database email marketing mereka melalui suatu cara tertentu, sedangkan perusahaan lain menggunakan formulir pada situs web mereka agar para pengunjung dapat melakukan proses registrasi alamat email mereka. Kastemer meregistrasikan diri mereka atas dasar untuk mendapatkan manfaat dari informasi yang diberikan sesuai dengan keinginan dan minat mereka dan relevan serta tepat waktu. Tentu agar para pengunjung situs web mau memberikan alamat email mereka, Anda harus menjelaskan manfaatnya kepada mereka. Program email marketing yang berhasil jelas harus memastikan dan memberikan garansi akan sekuritas dan kerahasiaan dari seluruh data alamat email mereka. Artinya jangan sekali-sekali dijual. 

Perusahaan-perusahaan yang menggunakan email marketing dapat memperoleh manfaat asalkan mereka melakukannya dengan perencanaan dan dibantu oleh teknologi dan analisa hasil. Buatlah analisa statistik dari email yang dikirim, tanggapan dari kastemer, pendapatan finansial dan sejenisnya, atas dasar itulah modifikasi dapat dilakukan untuk memastikan email marketing yang berhasil. 

Personalisasi, Tepat pada Sasaran, Sesuai dengan Jadwal 

Personalisasi pesan email memungkinkan setiap kastemer mendapat informasi yang relevan dengan keinginan mereka. Personalisasi bisa berupa mengirimkan pesan email dengan memberi sapaan nama resipien sehingga tidak terkesan umum dan bersifat pribadi seolah-olah one-to-one, atau bisa juga menambahkan atau mengganti suatu informasi isi, hari, tanggal dan lain sebagainya yang bertalian erat dengan informasi pribadi dari resipien. 

Tepat pada sasaran memungkinkan suatu organisasi mengirimkan pesan-pesan email khusus ke grup resipien tertentu. Artinya setiap pesan tidak perlu dikirim ke setiap kastemer. 

Penjadwalan pesan memungkinkan pesan-pesan yang akan dikirim sesuai dengan jadwal waktu yang tepat dan pada frekuensi pengiriman yang dapat ditolerir. Misalnnya, komunikasi email dapat dikirimkan seminggu sekali atau dua minggu sekali sesuai dengan yang diminta oleh kastemer. 

Maka melalui kombinasi pesan yang bersifat personalisasi, sesuai dengan target dari orang yang dituju dan penjadwalan pengiriman maka akan memastikan suatu organisasi dapat mengirimkan pesan yang tepat pada orang yang tepat dalam waktu yang tepat.

Bob Julius Onggo adalah Chief editor pada situs webnya, sekaligus sebagai pembicara di berbagai seminar dan forum pemasaran dan bisnis online, dan kolomnis tetap di majalah InfoNet sekarang InfoKomputer dan Bisnis Komputer serta pemulis di Majalah Warta Ekonomi juga artikelnya dijumpai di Majalah Profesi HRD serta di beberapa tabloid, surat kabar, dan majalah. Beliau juga sering menjadi pembicara tamu dari beberapa perusahaan maupun beberapa Universitas Terkemuka di Indonesia (www.bjoconsulting.com)

Last Updated ( Monday, 03 November 2008 )
 
7 Manfaat dengan Pasang Iklan di Majalah Elektronik (ezine)
Marketing
Written by Husni Ali   
Monday, 03 November 2008

"7 Manfaat Dengan Pasang Iklan di ezine"
Oleh Yahya Marsath Hode

diunduh dari http://www.bjoconsulting.com/artikel/em/iklan_di_ezine.htm

Iklan di majalah elektronik (Ezine) adalah salah satu medium terbaik untuk mengiklankan produk anda, atau meningkatkan kunjungan ke situs web Anda.

Jika anda ingin menjangkau 'target' pasar Anda secara efektif, maka iklan di ezine adalah cara yang dapat Anda lakukan. Anda tidak akan pernah dituduh karena melakukan spamming karena semua resipien yg menerimanya telah terdaftar ke ezine tersebut sesuai dengan keinginannya.

Ada cara yang bagus untuk meluncurkan sebuah produk, katakanlah anda baru saja menulis sebuah buku elektronik (ebook), dengan harga Rp. 55.000,- maka anda dapat dengan mudah mendapatkan uang hanya dalam jangka waktu 2 atau 3 hari dengan membeli sebuah iklan di dalam suatu Ezine yang memiliki ribuan pembaca. Jika iklan anda menarik, maka anda dapat menjual beberapa ratus ebook, dan itu merupakan sebuah keuntungan yang cukup besar karena anda tidak perlu mengeluarkan biaya biaya yang besar atau mungkin lebih kecil. Pasang Iklan di Ezine sangat direkomendasikan oleh semua 'guru' pemasaran di Internet.

Keuntungan-keuntungan utama beriklan dalam Ezine diantaranya adalah:

1# Target Pembaca sudah tersegmen.

Ada banyak Ezine yang meliputi begitu banyak topik yang berbeda dimana sangat mudah untuk menemukan orang-orang dengan 'TARGET YANG TERTENTU' untuk menawarkan sesuatu. Jika anda telah menggabungkan Ezine dengan produk yang sedang anda jual, maka anda telah sukses menjangkau pembaca anda. Anda bukan hanya dapat menjangkau pembaca anda, tetapi juga dapat menjangkau lebih banyak lagi. Harus diingat pula bahwa semakin Anda memilih ezine dengan 'target segmen' tertentu, maka lebih banyak pula respon yang anda dapatkan. Itulah sebabnya iklan Ezine hampir selalu membawa hasil yang bagus. Anda dapat menerima puluhan dan mungkin ratusan pertanyaan tentang produk atau jasa anda.

2# Cuma-cuma Dalam Jangka Panjang

Hampir semua Ezine diarsipkan di dalam situs web mereka, ribuan orang dapat membaca arsip ini, maka iklan anda akan dapat dilihat oleh para pengunjung belakangan yang berkunjung ke situs web sehingga tanpa Anda harus membayar lagi, mereka membaca iklan Anda. Hal ini akan meningkatkan penjualan ekstra Anda dalam jangka panjang.

3# Ujilah iklan anda sesegera mungkin

Dengan iklan di Ezine memungkinkan anda dapat mengukur efektifitas iklan-iklan yang berbeda di ezine yg berbeda-beda tergantung 'target' pembacanya dengan segera tanpa menunggu berhari-hari. Jika diiklankan secara offline, maka anda biasanya harus menunggu berhari-hari hingga anda menerima respon atas iklan anda.

#4 'Target' Pembaca sudah percaya terhadap Ezine

Para penerbit Ezine telah membangun suatu kepercayaan antara mereka sendiri dengan para pembacanya. Hanya dengan menaruh iklan anda di sebuah Ezine, maka iklan tersebut akan lebih enak dibaca karena muncul dalam terbitan yang mereka sukai dan percayai. Bahkan akan lebih berhasil lagi jika penerbit/editor menambahkan testimonial secara pribadi terhadap produk Anda yg dipasang! Semua ini membuahkan penjualan kepada anda.

5# Persaingan sedikit kurang

Iklan di Ezine harus mengikuti peraturan yang ada yang diberikan oleh penerbit, sehingga semua pemasang iklan harus mematuhi peraturan yg dibuat oleh si penerbit. Seperti misalnya, tidak lebih dari 4 atau lima baris. Jadi siapa yang dapat menjual lebih banyak adalah mereka yang sanggup memiliki kecakapan dalam hal "sales copywriting" yg emosional. Sedangkan media cetak offline mengizinkan ratusan iklan dengan besar yang berbeda-beda tergantung kemampuan uang yang Anda miliki, artinya mereka yang memiliki uang yang besar maka akan besar iklannya dan akan lebih menarik mata pembaca.

6# Biaya sangat hemat namun efektif

Iklan dalam Ezine bukan hanya efektif, tetapi juga sangat terjangkau. Sangat jarang Anda rugi, paling tidak Anda mendapatkan 'break even' dari penjualan melalui pemasangan di Iklan ezine.

7# Bonus bagi kolomnis

Bahkan beberapa ezine menawarkan atau membuka peluang bagi siapa saja yang menulis atau menyumbangkan artikel dapat memperoleh iklan baris pada akhir tulisannya, dengan menuliskan sedikit bio di bawahnya. Dan ini pasti bonus bagi Anda untuk meningkatkan 'traffic' dan membangun 'brand' dari bisnis internet Anda.

Yahya Marsath Hode adalah Koordinator Program kursus dan sekaligus sebagai research emarketer di  (www.bjoconsulting.com)

Last Updated ( Monday, 03 November 2008 )
 
UMB (Speak-Up!!)
Other
Written by Husni Ali   
Wednesday, 03 September 2008

Research Speak-Up

Ujian Masuk Bersama Universitas Indonesia
 

        Pada bulan Juli kemarin, R&D Division MSS FEUI melakukan riset untuk mengetahui gimana sih pandangan angkatan 2006 dan 2007 FEUI terhadap diadakannya UMB di Universitas Indonesia tercinta ini...  J

        Dari 151 koresponden yang tersebar di ketiga jurusan, lebih dari 70% menilai dirinya punya pengetahuan yang lumayan mengenai diadakannya UMB, sementara sisanya mengaku hanya sedikit tahu. Ternyata, 70% orang itu ga cuma asal jawab loh, karena ketika ditanya universitas apa aja yang ikut serta dalam penyelenggaraan UMB, jawabannya bener yaitu UI, UIN, USU, UnHas, dan UNJ.

        Selanjutnya, karena opini utama yang pengen di ketahui adalah setuju tidaknya anak-anak FEUI terhadap UMB, jadi responden ditanya juga apakah mereka punya saudara atau kerabat dekat yang mau masuk UI tahun 2008 ini. 96 orang ngejawab iya dan 88 orang diantaranya bilang bahwa saudara / kerabat dekat mereka itu mempertimbangkan UMB sebagai jalur untuk masuk UI. Data ini sih diharap bisa jadi sedikit latarbelakang setuju-gaknya koresponden terhadap UMB..

        Tentang alasan diadakannya UMB di UI, cukup seimbang, 51% bilang tau, dan sisanya bilang ngga tau. Untuk yang mengaku tahu, jawabannya berkisar antara 2 alasan yaitu karena UI kurang dana dan karena UI sedikit mengalami “masalah” dengan panitia SPMB (sekarang SNM-PTN). Naah, menurut sumber yang terpercaya, alasan yang benar yang ke-dua nih. “masalah” yang dialami UI sama panitia SNM-PTN emang membuat UI ngga punya andil sebesar yang dulu-dulu dalam pembuatan soal SNM-PTN, dan hal ini jadi concern UI terhadap mutu soal SNM-PTN, jadi diputuskan diadakanlah SNM-PTN 2008. Sedikit input, tahun ini sih UMB-nya lebih kaya masa percobaan, dan Pak Gumilar bilang kalau memang tidak berhasil ngga akan diadakan lagi.

        Kembali ke hasil riset... Ini dia yang paling ditunggu-tunggu: berapa responden yang menyatakan setuju terhadap UMB? Waah, ternyata hanya 39,7%! Sisanya jelas-jelas ngga setuju. Selain itu, tahun ini UI juga membuka jalur yang disebut Kerjasama Daerah dan Industri (KSDI), sebagai pembanding, pertanyaan tentang KSDI juga sedikit disinggung. Kenyataannya, hanya 62 responden nih yang menyatakan tahu tentang keberadaan KSDI dan cuma 21 (33,9%) orang yang menyatakan setuju. Berarti bisa dibilang kalo anak-anak FEUI angkatan 2006 dan 2007 ngga gitu setuju sama keputusan UI untuk membuka jalur-jalur baru dalam penerimaan S1 UI.

        Apapun jalurnya yang penting kita semua sepakat kalau untuk menjadi SDM berkualitas…performa sehari-hari di kuliahan jauh lebih penting daripada jalur masuk UI. So.. tetap semangat kuliah yaa!

R&D Division

MSS FEUI 2008 

Last Updated ( Wednesday, 03 September 2008 )
 
Asia Pacific – Student Media Forum (AP-SMF)
Other
Written by Mariana Putri K.   
Wednesday, 13 August 2008

Pada 4-7 Juni 2008 yang lalu, tim dari FEUI yang terdiri dari Imanul Hakim Camil (manajemen 2004) dan Jessika Utari (manajemen 2006), dengan observer Anna Amalyah Agus, MBA dan Julia Hapsari (manajemen 2006), menerima penghargaan sebagai “The Unique Perspective Team” pada Asia Pacific – Student Media Forum (AP-SMF) di Nusa Dua, Bali.

 Asia Pacific – Student Media Forum (AP-SMF) merupakan bagian rangkaian acara Asia Pacific Media Forum  (APMF) yang  merupakan sebuah event dua tahunan yang diadakan oleh Association of Asia Pacific Advertising Media (AAPAM) dan didukung oleh AFAA (Asian Federation of Advertising Agencies) dan IAA (International Advertising Association). APMF mengangkat trend dalam media periklanan, dan dampak dari teknologi terdepan yang digunakan pengiklan dan agensi periklanan, model bisnis yang  baru, efektifitas media, kecepatan adaptasi konsumen, dan masih banyak lagi. Tahun ini APMF mengangkat tema “Rethink. Reshape. Reward.”

Read more...
 
Pemintal Goes to Thailand
Marketing
Written by Rivan Kurniawan   
Tuesday, 22 July 2008

            Pernah kebayang gak sih kelempar dari satu kelas yang penuh sampai ke Thailand? Di kelas Pemintal (Pemasaran Internasional) dosen Pak Rhenald Kasali dan Pak Zulkiefimansyah, hal ini benar-benar terjadi. Berawal dari kesulitan mahasiswa melakukan analisa karakteristik pasar global, ditambah mahasiswa hanya dapat mengandalkan text book karangan Warren Keagan yang jelas-jelas menggunakan sudut pandang Amerika sehingga tidak sesuai dengan pembelajaran mahasiswa Indonesia. Berangkat dari inisiatif mahasiswa, akhirnya kami mem-propose ide untuk melakukan sebuah pembelajaran ke Negeri Gajah Putih. Jumat, 6 Juni 2008, kami memulai petualangan ini dengan Pesawat Air Asia QZ 7716 sampai dengan Selasa, 10 Juni 2008 dengan pesawat Air Asia QZ 7717.

Last Updated ( Tuesday, 22 July 2008 )
Read more...
 
Sovereign Wealth Fund
Finance
Written by Farah M. Yusuf   
Saturday, 09 February 2008

Sovereign Wealth Fund

Oleh: Ryan Adi Prakasa S – Manajemen 2006 - 

Apakah anda pernah mendengar berita tentang Abu Dhabi Investment Company(ADIC) yang menanamkan modal di Citigroup senilai US$ 7.5 milyar? Atau tentang China Investment Corporation yang pada Mei 2007 setuju untuk membeli non-voting stock perusahaan Blackstone senilai US$ 3 milyar atau hampir 10% kepemilikan Blackstone? Sebagai efeknya, Blackstone meningkatkan nilai initial public offering menjadi saham senilai $7.8 milyar (termasuk bagian milik Cina). Atau mungkin tentang kontroversi Temasek Holdings asal Singapura yang dituduh melakukan monopoli di bidang telekomunikasi di Indonesia? Apa persamaan di antara mereka bertiga? Mereka adalah sovereign wealth fund.


Last Updated ( Saturday, 09 February 2008 )
Read more...
 
Let's Create A Project!!
Other
Written by Khiko RayesmaRa   
Saturday, 18 August 2007
 
Gimana sih caranya biar bisa bikin acara yang sukses, heboh dan tentunya unik dan berbeda dengan acara lain???
 
Disini ada infonya...
Last Updated ( Monday, 27 August 2007 )
Read more...
 
From the Marketing side : Peter Pan & The Titans
Marketing
Written by Ary Rizzandi   
Thursday, 24 May 2007

        Awalnya mungkin kita semua merasa kurang perlu dan penting membicarakan kedua band ini, melihat sudah terlalu banyak informasi yang ada di masyarakat dari tayangan infotainment di televisi dan media cetak. Namun, ilmu marketing could be anywhere, persaingan antara dua band pun bisa sebagai studi kasus untuk marketing.

Last Updated ( Thursday, 24 May 2007 )
Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>

Results 1 - 10 of 15

saridon
 
FEUI
 
Belvrata
 
 
 
©2007 MSS-FEUI & Belvrata